BUSY TIME BUT NOT OVER AT MY JOB, ALWAYS MISSED THE FAMILY!

BUSY TIME BUT NOT OVER AT MY JOB, ALWAYS MISSED THE FAMILY!
Think a Big to get a Big Thing!

DAFINA RIZQIA DEFA SYAHRI

DAFINA RIZQIA DEFA SYAHRI
OUR DAUGHTER WAS BORN IN TANGERANG ON SEPTEMBER 18, 2009.

Sabtu, 12 Oktober 2019

CEK TRAVELOKA XPERIENCE BIKIN KEPENGEN

Week end? tanggal tua? banyak cicilan dan pengeluaran mendadak? Hmmm... Lewat deh semua. Kok bisa gitu??? Yaa...bisa doong, kenapa nggak???.... Bahkan kebosanan gak akan pernah lagi menertawakan kamu kalau kamu sudah kenal produk baru dari Traveloka ini. Yeay... #traveloka xperience, ada banyak hal yang bisa kamu lakuin dengan adanya #traveloka xperience, mulai dari aktivitas indoor maupun outdoor. Kamu bisa pesan berbagai aneka tiket hiburan indoor mulai dari permainan anak-anak sampai dewasa. 

Buat kamu yang suka nyanyi, kamu bisa pilih tempat-tempat karaoke kesukaan kamu dengan berbagai paket harga tawaran yang lebih murah. Gak cuma itu, kamu bisa manfaatin berbagai penawaran diskon yang ada dengan memasukan kode promo sebelum kamu chekout pembelanjaan kamu.

Bosen dengan yang itu-itu saja?... mau aktivitas sambil menghirup udara segar? Oke, gak masalah. Buat kamu yang suka aktivitas outdoor, #traveloka xperience juga menyediakan berbagai pilihan yang gak kalah menarik. Ada berbagai penawaran paket tour domestik maupun internasional dengan harga menarik dan lagi-lagi kamu juga bisa mendapat harga lebih murah lagi dengan memasukan kode promo sebelum chekout. 

#Traveloka xperience gak cuma ngajak happy dengan jalan-jalan dan hiburan terus lhoo... tapi juga mengajak kita untuk selalu sehat dengan berolah raga. Bentuk cinta traveloka pada kita, menginginkan kita selalu sehat jiwa dan raga, solusi sehat yang ditawarkan #traveloka xperience pada kita adalah dengan mengajak kita olah raga. Ada berbagai tawaran olah raga indoor maupun outdoor, mulai dari fitnes/ngegym di tempat-tempat pilihan dan ngehits, rafting, dan renang. 

Penawaran #traveloka xperience berikutnya super cucok meong buat kamu para kaum hawa yang ingin selalu tampil sehat, segar, cantik, dan menawan ☺☺ mempercantik dan manjain diri di salon-salon pilihan. #Traveloka xperience menawarkan aneka jenis perawatan dari ujung rambut sampai ujung kaki...woww....cucok meong kannn???... cantik, menarik, dan sehat dengan tawaran tempat-tempat lulur, spa, message dan reflexy terbaik, tinggal pilih saja mana yang kamu suka. 

Sempurnya hidup bukan hanya karena banyaknya uang yang kita punya namun dengan ada yang perhatian dan mengerti kondisimu tentunya kamu akan merasa riang sepanjang waktu. Hidup pas-pasan akan ceria dengan adanya traveloka, tau kan kenapa???...pas mau hiburan, pas mau olah raga, dan pas mau ke salon ditawarin berbagai harga menarik dan kode promo diskon lagi 😍😍

Membahas tentang produk #Traveloka xperience kayaknya gak ada habisnya. Untuk kamu yang hobi nonton bioskop, apa lagi buat kamu-kamu anak kost yang mau ngilangin penat dari rutinitas yang ada, nonton layar tv di kost an yang banyak semutnya, wkwkkwk kelarin deh masalahmu dengan nonton film-film terbaru di bioskop. Pastinya, cocok banget deh tuk cek di #Traveloka xperience yang sering banget kasih diskon tiket bioskop, bahkan sampai 50%. Selain kamu gak perlu antre, bisa langsung pilih kursi, Traveloka juga sering kasih diskon hingga 50% yang bikin senyummu makin berseri... 

Saya sendiri udah buktiin berbagai keuntungan dan kemenarikan penawaran yang diberikan oleh #Traveloka xperience. Kehadiran fitur baru dari traveloka ini mengatasi kegalauan hati menghadapi week end di akhir bulan tua. Pilihan cerdas menyusun pengeluaran bulanan dengan mengatur porsi hiburan bersama keluarga. Pilihan cerdas dan menarik ketika saya mencari hiburan hemat, sederhana tapi menyenangkan. Saat itu saya dan keluarga memilih Ancol sebagai tempat tujuan kami, kebetulan harga tiket yang ditwarkan hanya Rp5.000,00/pengunjung, padahal seharusnya Rp25.000.00/pengunjung. Hmmm benar-benar berkah ditanggal tua 😁 Ketika di Ancol mau makan, saya mencoba cek traveloka eat. Wow!!! lagi dan lagi, seperti gak ada bosannya, Traveloka kasih kejutan istimewa untuk pelanggannya. Kali ini ada promo 1 voucher shilin senilai 50rb didiskon 50% hmmm....top banget deh Traveloka.
Tips buat kalian semua biasakan cek promo sebelum pesan, masukkan kode promo sebelum chekout pembelanjaan. Lumayan buat tambahan diskon 🤭🤭

Ada satu pantun buat pecinta Traveloka:
Sibuk kerja pikiran jadi penat
Tanggal tua bukan lagi masalah
Traveloka xperience emang hebat
Harga murah diskonnya ditambah





#TravelokaDuluLiburanKemudian
#TravelokaXperience
#XperienceSeru
#LiburanAlaTravelokaXperience
#HiburanAlaTravelokaXperience
#SehatCantikJiwaRagaAlaTravelokaXperience
#HadiahkanPengalaman
#TravelokaBlogContest2019

Minggu, 14 Oktober 2012

TOGETHER WE MAKE IT BETTER By: (Haris Fadli Syahri)



NEW MARS ISLAMIC
"TOGETHER WE MAKE IT BETER"


MENATAP LANGIT BIRU PENUH HARAPAN
MENUJU MASA DEPAN CERAH GEMILANG
KICAU BURUNG AWALI LANGKAH BERSAMA
MENGGAPAI RIDHO ILAHI
SEMANGAT DAN BANGGA MELANGKAH

REFF
SEKOLAH ISLAMIC VILLAGE
TOGETHER WE MAKE IT BETTER
MENUNTUT ILMU BERSAMA
MENUJU SATU TUJUAN
MERAIH CITA CITA
HALANG RINTANG KAMI SINGKIRKAN

TUJUAN PASTI TERCAPAI
DENGAN RIDHO ALLAH
DENGAN SEMANGAT ALQURAN
KITA MELANGKAH
TRILOGI ISLAMIC VILLAGE SANUBARIKU
ORIENTASI ISLAM SERTA AKHLAK MULIA DAN DISIPLIN TINGGI

(BACK TO REFF)

Rabu, 05 Mei 2010

Perlunya Integrasi Keilmuan

Disadari atau tidak, banyak keilmuan yangg diajarkan di institusi Islam sudah mengalami sekularisme & dikotomis, sehingga banyak menghilangkan nilai-nilai ke-Tuhanan. Kalo kita tidak mereformasi sistem pendidikan yang ada, lambat laun akan mengancam keyakinan & aqidah anak bangsa yang muslim, bahkan bisa saja melupakan & meninggalkan Islam.
Saran saya, mesti ada integrasi keilmuan.

Senin, 26 Oktober 2009

MANAJEMEN BISNIS RASULULLAH

Kelahiran Nabi Muhammad merupakan peristiwa yang tiada bandingnya dalam sejarah umat manusia, karena kehadirannya telah membuka zaman baru dalam pembangunan peradaban dunia bahkan alam semesta (rahmatul-lil’alamin 21:107) Beliau adalah utusan Allah SWT yang terakhir sebagai pembawa kebaikan dan kemaslahatan bagi seluruh umat manusia. Michael Hart dalam bukunya, menempatkan beliau sebagai orang nomor satu dalam daftar seratus orang yang memiliki pengaruh yang sangat besar dalam sejarah. Kata Hart, “Muhammad Saw terpilih untuk menempati posisi pertama dalam urutan seratus tokoh dunia yang paling berpengaruh, karena beliau merupakan satu-satunya manusia yang memiliki kesuksesan yang paling hebat di dalam kedua bidang-bidang sekaligus : agama dan bidang duniawi”.

Kesuksesan Nabi Muhammad Saw telah banyak dibahas para ahli sejarah, baik sejarawan Islam maupun sejarawan Barat. Salah satu sisi kesuksesan Nabi Muhammad adalah kiprahnya sebagai seorang padagang (wirausahawan). Namun, sisi kehidupan Nabi Muhammad sebagai pedagang dan pengusaha kurang mendapat perhatian dari kalangan ulama pada momentum peringatan maulid Nabi. Karena itu, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw di tahun 1427 H ini, kita perlu merekonstruksi sisi tijarah Nabi Muhammad Saw, khususnya manajemen bisnis yang beliau terapkan sehingga mencapai sukses spektakuler di zamannya.

Aktivitas Bisnis Muhammad
Reputasi Nabi Muhammad dalam dunia bisnis dilaporkan antara lain oleh Muhaddits Abdul Razzaq. Ketika mencapai usia dewasa beliau memilih perkerjaan sebagai pedagang/wirausaha. Pada saat belum memiliki modal, beliau menjadi manajer perdagangan para investor (shohibul mal) berdasarkan bagi hasil. Seorang investor besar Makkah, Khadijah, mengangkatnya sebagai manajer ke pusat perdagangan Habshah di Yaman. Kecakapannya sebagai wirausaha telah mendatangkan keuntungan besar baginya dan investornya.Tidak satu pun jenis bisnis yang ia tangani mendapat kerugian. Ia juga empat kali memimpin ekspedisi perdagangan untuk Khadijah ke Syiria, Jorash, dan Bahrain di sebelah timur Semenanjung Arab.

Dalam literatur sejarah disebutkan bahwa di sekitar masa mudanya, Nabi Saw banyak dilukiskan sebagai Al-Amin atau Ash-Shiddiq dan bahkan pernah mengikuti pamannya berdagang ke Syiria pada usia anak-anak, 12 tahun.
Lebih dari dua puluh tahun Nabi Muhammad Saw berkiprah di bidang wirausaha (perdagangan), sehingga beliau dikenal di Yaman, Syiria, Basrah, Iraq, Yordania, dan kota-kota perdagangan di Jazirah Arab. Namun demikian, uraian mendalam tentang pengalaman dan keterampilan dagangnya kurang memperoleh pengamatan selama ini.
Sejak sebelum menjadi mudharib (fund manager) dari harta Khadijah, ia kerap melakukan lawatan bisnis, seperti ke kota Busrah di Syiria dan Yaman. Dalam Sirah Halabiyah dikisahkan, ia sempat melakukan empat lawatan dagang untuk Khadijah, dua ke Habsyah dan dua lagi ke Jorasy, serta ke Yaman bersama Maisarah. Ia juga melakukan beberapa perlawatan ke Bahrain dan Abisinia. Perjalanan dagang ke Syiria adalah perjalanan atas nama Khadijah yang kelima, di samping perjalanannya sendiri- yang keenam-termasuk perjalanan yang dilakukan bersama pamannya ketika Nabi berusia 12 tahun.

Di pertengahan usia 30-an, ia banyak terlibat dalam bidang perdagangan seperti kebanyakan pedagang-pedagang lainnya. Tiga dari perjalanan dagang Nabi setelah menikah, telah dicatat dalam sejarah: pertama, perjalanan dagang ke Yaman, kedua, ke Najd, dan ketiga ke Najran. Diceritakan juga bahwa di samping perjalanan-perjalanan tersebut, Nabi terlibat dalam urusan dagang yang besar, selama musim-musim haji, di festival dagang Ukaz dan Dzul Majaz. Sedangkan musim lain, Nabi sibuk mengurus perdagangan grosir pasar-pasar kota Makkah. Dalam menjalankan bisnisnya Nabi Muhammad jelas menerapkan prinsip-prinsip manajemen yang jitu dan handal sehingga bisnisnya tetap untung dan tidak pernah merugi.

Implementasi manajemen bisnis
Jauh sebelum Frederick W. Taylor (1856-1915) dan Henry Fayol mengangkat prinsip manajemen sebagai suatu disiplin ilmu, Nabi Muhammad Saw. sudah mengimplementasikan nilai-nilai manajemen dalam kehidupan dan praktek bisnisnya. Ia telah dengan sangat baik mengelola proses, transaksi, dan hubungan bisnis dengan seluruh elemen bisnis serta pihak yang terlihat di dalamnya. Bagaimana gambaran beliau mengelola bisnisnya, Prof. Afzalul Rahman dalam buku Muhammad A Trader, mengungkapkan:

“Muhammad did his dealing honestly and fairly and never gave his customers to complain. He always kept his promise and delivered on time the goods of quality mutually agreed between the parties. He always showed a gread sense of responsibility and integrity in dealing with other people”. Bahkan dia mengatakan: “His reputation as an honest and truthful trader was well established while he was still in his early youth”.

Berdasarkan tulisan Afzalurrahman di atas, dapat diketahui bahwa Nabi Muhammad adalah seorang pedagang yang jujur dan adil dalam membuat perjanjian bisnis. Ia tidak pernah membuat para pelanggannya komplen. Dia sering menjaga janjinya dan menyerahkan barang-barang yang di pesan dengan tepat waktu. Dia senantiasa menunjukkan rasa tanggung jawab yang besar dan integritas yang tinggi dengan siapapun. Reputasinya sebagai seorang pedagang yang jujur dan benar telah dikenal luas sejak beliau berusia muda.

Dasar-dasar etika dan menejemen bisnis tersebut, telah mendapat legitimasi keagamaan setelah beliau diangkat menjadi Nabi. Prinsip-prinsip etika bisnis yang diwariskan semakin mendapat pembenaran akademis di penghujung abad ke-20 atau awal abad ke-21. Prinsip bisnis modern, seperti tujuan pelanggan dan kepuasan konsumen (costumer satisfaction), pelayanan yang unggul (service exellence), kompetensi, efisiensi, transparansi, persaingan yang sehat dan kompetitif, semuanya telah menjadi gambaran pribadi, dan etika bisnis Muhammad Saw ketika ia masih muda.

Pada zamannya, ia menjadi pelopor perdagangan berdasarkan prinsip kejujuran, transaksi bisnis yang fair, dan sehat. Ia tak segan-segan mensosialisasikannya dalam bentuk edukasi langsung dan statemen yang tegas kepada para pedagang. Pada saat beliau menjadi kepala negara, law enforcement benar-benar ditegakkan kepada para pelaku bisnis nakal. Beliau pula yang memperkenalkan asas “Facta Sur Servanda” yang kita kenal sebagai asas utama dalam hukum perdata dan perjanjian. Di tangan para pihaklah terdapat kekuasaan tertinggi untuk melakukan transaksi, yang dibangun atas dasar saling setuju “Sesungguhnya transaksi jual-beli itu (wajib) didasarkan atas saling setuju (ridla)….” Terhadap tindakan penimbunan barang, beliau dengan tegas menyatakan: “Tidaklah orang yang menimbun barang (ihtikar) itu, kecuali pasti pembuat kesalahan (dosa)!!!”

Sebagai debitor, Nabi Muhammad tidak pernah menunjukkan wanprestasi (default) kepada krediturnya. Ia kerap membayar sebelum jatuh tempo seperti yang ditunjukkannya atas pinjaman 40 dirham dari Abdullah Ibn Abi Rabi’. Bahkan kerap pengembalian yang diberikan lebih besar nilainya dari pokok pinjaman, sebagai penghargaan kepada kreditur. Suatu saat ia pernah meminjam seekor unta yang masih muda, kemudian menyuruh Abu Rafi’ mengembalikannnya dengan seekor unta bagus yang umurnya tujuh tahun. “Berikan padanya unta tersebut, sebab orang yang paling utama adalah orang yang menebus utangnya dengan cara yang paling baik” (HR.Muslim).
Sebagaimana disebut diawal, bahwa penduduk Makkah sendiri memanggilnya dengan sebutan Al-Shiddiq (jujur) dan Al-Amin (terpercaya). Sebutan Al-Amin ini diberikan kepada beliau dalam kapasitasnya sebagai pedagang. Tidak heran jika Khadijah pun menganggapnya sebagai mitra yang dapat dipercaya dan menguntungkan, sehingga ia mengutusnya dalam beberapa perjalanan dagang ke berbagai pasar di Utara dan Selatan dengan modalnya. Ini dilakukan kadang-kadang dengan kontrak biaya (upah), modal perdagangan, dan kontrak bagi hasil.

Dalam dunia manajemen, kata benar digunakan oleh Peter Drucker untuk merumuskan makna efisiensi dan efektivitas. Efisiensi berarti melakukan sesuatu secara benar (do thing right), sedangkan efektivitas adalah melakukan sesuatu yang benar (do the right thing).

Efisiensi ditekankan pada penghematan dalam penggunaan input untuk menghasilkan suatu output tertentu. Upaya ini diwujudkan melalui penerapan konsep dan teori manajemen yang tepat. Sedangkan efektivitas ditekankan pada tingkat pencapaian atas tujuan yang diwujudkan melalui penerapan leadership dan pemilihan strategi yang tepat.
Prinsip efisiensi dan efektivitas ini digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan suatu bisnis. Prinsip ini mendorong para akademisi dan praktisi untuk mencari berbagai cara, teknik dan metoda yang dapat mewujudkan tingkat efisiensi dan efektivitas yang setinggi-tingginya. Semakin efisien dan efektif suatu perusahaan, maka semakin kompetitif perusahaan tersebut. Dengan kata lain, agar sukses dalam menjalankan binis maka sifat shiddiq dapat dijadikan sebagai modal dasar untk menerapkan prinsip efisiensi dan efektivitas.

Demikian sekelumit sisi kehidupan Nabi Muhammad dalam dunia bisnis yang sarat dengan nilia-nilai manajemen, Semoga para pebisnis modern, dapat meneladaninya sehingga mereka bisa sukses dengan pancaran akhlak terpuji dalam bisnis (Penulis adalah Executive Manager Affa Entertainment dan dosen Fakultas Ekonomi Syariah STES Islamic Village)


Kamis, 18 Juni 2009

ORANG BANGKRUT SESUNGGUHNYA...

“Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai berai kembali, kamu menjadikan sumpah (perjanjian)mu sebagai alat penipu diantaramu, disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain. Sesungguhnya Allah hanya menguji kamu dengan hal itu. Dan sesungguhnya di hari kiamat akan dijelaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan” (QS An Nahl [16]:92)Suatu ketika Rasulullah saw bertanya kepada sahabat-sahabatnya, “wahai sahabat-sahabatku tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?”Salah seorang sahabat Nabi menjawab, “Ya Rasulullah, orang yang bangkrut itu adalah orang yang mengalami kerugian akan harta bendanya sehingga ia tidak memiliki apa-apa lagi.” “Tidaklah demikian wahai sahabatku,” jawab Nabi saw. “Orang yang bangkrut adalah orang yang datang pada hari kiamat membawa pahala sholatnya, puasanya, zakatnya, sedekahnya, wakafnya, hajinya dan umrohnya; tetapi ketika seluruh pahala kebaikannya itu ditimbang di hadapan Allah SWT, datanglah istrinya yang mengadukan kezaliman yang diterimanya ketika hidup di dunia dahulu. “Ya Allah dahulu aku selalu mendapat perlakukan kasar darinya dan ia selalu menyakitiku.” Maka Allah menyuruh agar orang itu membayar kepada istrinya dengan sebahagian pahalanya. Kemudian datang lagi anaknya mengadukan kezaliman yang diterimanya kepada Allah SWT. “Ya Allah dahulu ketika aku hidup di dunia, ayahku ini memperlakukanku dengan tidak adil. Ia melebihkan saudaraku yang satu dari diriku. Disaat aku dalam kesulitan, ia tidak memperdulikanku walaupun aku selalu berbakti kepadanya.” Maka Allah menyuruh orang itu membayar kepada anaknya dengan sebahagian pahalanya. Kemudian datang lagi orang lain yang mengadukan kepada Allah. “Ya Allah dahulu ia menyebarkan berita bohong (fitnah) tentang diriku.” Maka Allah menyuruhnya lagi untuk membayar dengan pahalanya kepada orang yang mengadu itu. Kemudian datang lagi orang yang lain yang mengadukan kezalimannya, sampai akhirnya seluruh pahala shalat, haji, umroh, puasa, zakat, sedeqah, dan wakafnya itu habis dipakai untuk membayar orang-orang yang pernah ia zalimi dan ia rampas hak-hak mereka sewaktu ia hidup di dunia. Sementara itu orang-orang yang mengadu masih saja datang. Maka Allah ‘Azza wa Jalla dengan adil memutuskan agar dosa orang yang mengadu itu dipindahkan kepadanya sebagai tebusan atas kezaliman yang pernah ia lakukan ketika di dunia dahulu.”Rasulullah melanjutkan, “Itulah orang yang bangkrut. Ia rajin beribadah tetapi ia tidak memiliki akhlak yang baik. Ia banyak melakukan ketidakadilan, merampas hak orang lain, dan banyak menyakiti hati orang lain.” (HR At Tirmidzi)**Ketika Rasulullah saw dalam keadaan sakit di akhir hayatnya, Nabi berkata kepada seluruh istri-istrinya, Fatimah Az Zahra putrinya, sahabat-sahabatnya yang ada di sekelilingnya, “Jika aku pernah melakukan kezaliman kepada kalian walau sebesar biji zarrah (biji sawi), balasnya kepadaku saat ini. Janganlah kalian datang kelak di hari kiamat kepada Allah SWT untuk menuntutku sesuatu perbuatan yang merugikan kalian di dunia ini.” Seluruh yang hadir hanya terdiam. Dalam suasana keheningan tersebut, seorang sahabat berkata. “Ya Rasulullah, izinkan aku menuntut balas darimu. Ketika aku dahulu masih kafir, dalam perang Badar, Engkau tanpa sengaja menarik bajuku hingga robek dan memukul pundakku dengan pedang. Aku ingin membalasnya ya Rasulullah.” Semua yang hadir terkejut . Ketika itu Umar bin Khatab marah dan berkata, “Biarkan aku membawanya keluar ya Rasulullah, ia telah berlaku tidak sopan terhadap Engkau. Tidak pernah kami merasakan suatu kezalimanpun walau kecil yang Engkau lakukan terhadap kami.” Rasulullah tersenyum. Rasulullah saw melonggarkan bajunya sehingga terlihatlah dadanya yang bersih. Rasulullah berkata, “Lakukanlah wahai sahabatku. Aku ridha.” Semua yang hadir menangis melihat kejadian itu. Sahabat itu mendekati Rasulullah dan dengan tiba-tiba ia langsung memeluk Rasulullah sambil berurai airmata. “Wahai Rasul Allah, kulakukan ini karena sepanjang hidupku, aku ingin sekali memeluk dirimu. Hari ini aku bahagia telah melakukannya. Maafkan aku ya Rasulullah.” Ia menangis tersedu dan Rasulullah menghiburnya. “Temui aku kelak di telaga Al Kautsar wahai sahabatku.” (Dari buku “Muhammad” karya Abu Bakr Siraj al-Din)

Jumat, 17 April 2009

PENERAPAN MANAJEMEN RESIKO PADA BANK


Ada beberapa alasan mengapa manajemen resiko harus diterapkan di perbankan syariah, dan mengapa begitu penting, jika kita teliti lagi lebih lanjut apalagi dengan penerapan Bassel Accord II yang merupakan penyempurnaan dari Bassel Accord I, tidak terlepas dari resiko global yang terjadi pada peristiwa Enron dimana telah terjadi kecerobahan atau manipulasi data, oleh sebab itu muncullah dua tokoh fokal di parlemen Amerika yang bernama Sarbone Oxley, sehingga setiap laopran keuangan harus cmply dengan peraturan SOX atau Sarbone Oxle. Terilham dari hal itu maka berimbas kepada sektor perbankan untuk menerapkan manajemen resiko, ditambah lagi dengan kondisi yang tidak menentu, menyebabkan perbankan mau tidak mau menerapkan manajemen Resiko

Alasan Mengapa manajemen resiko begitu penting
Bank adalah perusahaan jasa yang pendapatannya diperoleh dari interaksi dengan nasabah sehingga resiko tidak mungkin tidak ada
Dengan mengetahui resiko maka kita dapat mengantisipasi dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam menghadapi nasabah/permasalahan
Dapat lebih menumbuhkan pemahaman pengawasan melekat, yang merupakan fungsi sangat penting dalam aktivitas operasional.
Faktor Sejarah Krisis Perbankan NasionalAda beberapa alasan mengapa Bank-bank banyak di luiqidasi pada tahun 1998
Pembiayaan berlebihan pada sektor ekonomi yang jenuh dan tidak produktif (Properti dan industri lain yang unstable, yang tergantung pada bahan baku/jadi import)Banking risk exposure :Credit Risk : Akibat unproductive sectorMarket Risk, khususnya : Forex Risk akibat:Depresiasi Rp. Thdp Dollar. Forex rate, rate of return risk akibat :repricing gapLiquidity risk, akibat: long term investment ><>
Pembiayaan pada group sendiriPelanggaran BMPK : Bank SUMA,BDNI,BUN,dsbCredit Risk Exposure akibat tidak ada diversifikasi terhadap portofolioCredit Fraud dan Incompetence dari faktor manusiaTotal Kerugian I donesia : Rp. 600 Trilyun
Defenisi Manajemen Resiko
Manajemen Resiko sebagai rangkaian prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan resiko yang timbul dati kegiatan usaha BankBagaimana memperlakukan resiko
Dihindari, apabila resiko tersebut masih dalam pertimbangan untuk diambil, misalnya karena tidak masuk kategori Resiko yang diinginkan Bank atau karena kemungkinan jauh lebih besar dibandingkan keuntungan yang diharapkan
Diterima dan dipertahankan, apabila resiko berada pada tingkat yang paling ekonomis
Dinaikkan, diturunkan atau dihilangkan, apabila resiko yang ada dapat dikendalikan dengan tata kelola yang baik, atau melalui pengoperasian exit strategy
Dikurangi, misalnya dengan mendiversifikasi portofolio yang ada, atau membagi (share) resiko dengan pihak lain
Dipagari (hedge), apabila resiko dapat dilindungi secara atificial, misalnya resiko dinetralisir sampai batas tertentu dengan instrumen derivatif.
Apakah Fungsi Manajemen Resiko
Menetapkan arah dan risk appetite dengan mengkaji ulang secara berkala dan menyetujui risk exposure limits yang mengikuti perubahan strategi perusahaan
Menetapkan limit umumnya mencakup pemberian kredit, penempatan non kredit, asset liability management, trading dan kegiatan lain seperti derivatif dan lain-lain
Menetapkan kecukupan prosedur atau prosedur pemeriksaan (audit) untuk memastikan adanya integrasi pengukuran resiko, kontrol sistem pelaporan, dan kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur yang berlaku
Menetapkan metodologi untuk mengelola resiko dengan menggunakan sistem pencatatan dan pelaporan yang terintegrasi dengan sistem komputerisasi sehingga dapat diukur dan dipantau sumber resiko utama terhadap organisasi Bank
Kerangka Manajemen Resiko
Identifikasi Resiko dilaksanakan dengan melakukan analisis terhadap karakteristik resiko yang melekat pada aktivitas fungsional, Resiko terhadap produk dan kegiatan usaha
Pengukuran resiko dilaksanakan dengan melakukan evaluasi secara berkala terhadap kesesuaian asumsi, sumber data dan prosedur yang digunakan untuk mengukur resiko , Penyempurnaan terhadap sistem pengukuran resiko apabila terdapat perubahan kegiatan usaha, produk, transaksi dan faktor resiko yang bersifat material
Pemantauan Resiko dilaksanakan dengan melakukan evaluasi terhadap eksposure resiko Penyempurnaan proses pelaporan terdapat perubahan kegiatan usaha, produk, transaksi, faktor resiko, teknologi informasi dan sistem informasi manajemen yang bersifat material Pelaksanaan proses pengendalian resiko, digunakan untuk mengelola resiko tertentu yang dapat membahayakan kelangsungan usaha
Jenis ResikoResiko Kredit
Dimana resiko yang timbul akibat kegagalan (default) dari pihak lain(nasabah/debitur/mudharib dalam memenuhi kewajibannya.
Resiko Kredit dapat terjadi pada aktivitas : Pembiayaan, Treasuri dan Investasi, pembiayaan dan perdagangan
Kegagalan client untuk membayar kembali murabahah installment
Kegagalan client untuk membayar (repayment scheduled) Ijarah
Kegagalan client untuk membayar kembali (repayment scheduled) Istishna
Kegagalan client untuk mengirimkan komoditi yang sudah dibeli (salam)
Dll
Pengelolaan Resiko
Collateral
Pricing (higher margin for Higher risk)
Diversification (Wide geographical and industrial speed)
Client Credit Rating
Contoh :Pemberian pembiayaan kepada nasabah dengan jangka waktu 12 tahun, padahal masa kerja nasabah tinggal 5 tahunPembiayaan IjarahResiko yang timbul dan penyebabnya :
Jika barang milik bank, timbul resiko tidak produktifnya asset iajarah karena tidak adanya nasabah
Jika barang bukan milik bank, timbul resiko rusaknya barang oleh nasabah karena pemakaian tidak normal
Dalam hal jasa tenaga kerja yang disewakan bank kemudian disewakan kepada nasabah, timbul resiko tidak performnya pemberi jasa.
Penyelesaian
Resiko yang timbul karena ketiadaan nasabah merupakan bussines risk yang tidak dapat dihindari
Jika resiko timbul karena pemakaian di luar normal, Bank dapat menetapkan kovenan ganti rugi kerusakan barang yang tidak disebabkan oleh pemakaian normal
Jika resiko yang timbul karena tidak perform-nya pemberi jasa, Bank dapat menetapkan kovenan bahwa resiko tersebut merupakan tanggung jawab nasabah karena pemberi jasa dipilih sendiri oleh nasabah
Pembiayaan Ijarah Muntahiya Bit Tamlik (IMBT)Resiko : ketidakmampuan nasabah membayar angsuran dalam jumlah besar di akhir periodePenyebab : Jika pembayaran dilakukand dengan sistem Ballon Payment (pembayaran angsuran dalam julah besar di akhir periode)Solusi : memperpanjang jangka waktu sewaPembiayaan Salam dan IstishnaKarena kedua skim ini barang diserahkan di akhir akadResiko : Resiko gagal serah barang dan resiko jatuhnya harga barangSolusi :
Resiko jatuhnya harga barang diantisipasi dengan menetapkan bahwa jenis pembiayaan ini hanya dilakukan atas dasar kontrak/pesanan yang telah ditentukan harganya.
Resiko gagal serah dapat diantisipasi bank dengan menetapkan kovenan resiko kollateral 220 %, yaitu 100 % lebih tinggi daripada rasio standar 120 %.
Pembiayaan Mudharabah/MusyarakahPenilaian Resiko meliputi :Resiko Bisnis yang dibiayaiResiko berkurangnya nilai pembiayaan mudharabah/musyarakahResiko karakter untuk mudharib/musyarik/nasabah
Resiko Pasar
Resiko yang timbul akibat adanya perubahan variabel pasar, seperti : suku bunga, nilai tukar, harga equity dan harga komoditas sehingga nilai portofolio/asset yang dimiliki bank menurun
Berdasarkan bank Indonesia, sebagai bank umum dengan prinsip syariah, maka Bank Syariah hanya perlu mengelola resiko pasar yang terkait dengan perubahan nilai tukar yang dapat menyebabkan kerugian Bank.
Alasan timbulnya resiko suku bunga§ Ketidaksesuaian (mismatch) atau gap antara suku bunga dari aset dan kewajiban§ Peningkatan pada :§ Ukuran dari mismatch§ Fluktuatif market rates§ Pengelolaan resiko bunga :- Membuat limit posisi untuk mismatch- Hedging (financial future)- Pengelolaan dengan teknik statistik : Duration analysis, Simulation Models
Bank Syariah tidak berhadapan dengan resiko suku bunga, tetapi berhadapan dengan pricing risk atau dikenal dengan Direct Competitor market rate (DCMR)
Bank Syariah juga berhadapan dengan Indirect Competitor Market rate (ICMR) suku bunga konvensional
Pricing pada perbankan syariah yang berhubungan dengan resiko suku bunga :

Profit Murabahah tidak dapat ditingkatkan seiring dengan meningkatnya suku bunga
· Harga komoditi (salam) ditetapkan dan dibayar dimuka pada saat kontrak/akad ditandatangani
· Ijarah ditetapkan diawal tetapi dapat dinegoisasikan kembali di kemudian hari jika kondisi ini telah ditetapkan sebelumnya didalam kontrak/akad
· Rasio bagi hasil (Mudharabah & Musyarakah) ditetapkan diawal namun dapat dinegoisasikan kembali dikemudian hari jika nasabah (Counterparty) setuju
· Pricing Bank Konvensional akan mempengaruhi pricing di perbankan syariah
Pembiayaan MurabahahResiko : Tidak bersaingnya bagi hasil kepada dana pihak ketigaPenyebab :Kenaikan DCMR (Direct Competitors Market Rate)Kenaikan ICMR (InDirect Competitors Market Rate)Kenaikan ECRI (Expected Competitive Return For Investors)Solusi :
Menetapkan jangka waktu maksimal pembiayaan dengan mempertimbangkan :
Tingkat (marjin) keuntungan saat ini dan prediksi perubahan di masa mendatang yang berlaku di pasar perbankan syariah (DCMR) semakin cepat perubahan DCMR, semakin pendek jangka waktu maksimal pembiayaan
Suku bunga kredit saat ini dan prediksi perubahannya di masa mendatang yang berlaku di pasar perbankan konvensional (ICMR). Semakin cepat perubahan ICRM, semakinpendek jangka waktu maksimal pembiayaan
Ekspektasi bagi hasil kepada Dana Pihak Ketiga yang kompetitif di pasar perbankan syariah. Semakin besar perubahan ekspektasi tersebut diperkirakan akan terjadi semakin pendek jangka waktu maksimal pembiayaan.
Resiko Nilai Tukar (Foreign Exchange rate Risk)Resiko yang muncul karena pergerakan (dengan arah) yang merugikan dari nilai tukarForeign currency bussinessBorrowing atau Lending dalam valuta asingResiko nilai tukar meningkat apabila:
Bank mengambil posisi dengan jumlah besar dalam valuta asing
Pasar menjadi lebih fluktuative (Volatile)
Pengelolaan resiko Nilai Tukar
Seeting limit untuk posisi valuta asing
Menggunakan teknik hedging (hedge by other transaction)
Contoh Resiko PasarTanggal 5 Juli Cabang A Bank Zulfikar Syariah membeli bank notes dari nasabah sebesar USD 10.000,00 kurs 9.700 dan pada akhir hari cabang lupa/lalai untuk menjual ke money changer atau melakukan pelimpahan kekantor pusat. Keesokan harinya cabang baru mengingat dapat menjualnya dengan kurs 9.600, dan bagaimana pula jika kurs menjadi Rp. 9800Resiko LikuiditasResiko likuiditas pasar dimana resiko yang timbul karena bank tidak mampu melakukan offsetting tertentu dengan harga karena kondisi likuditas pasar yang tidak memadai atau terjadi gangguan dipasarResiko likuditas pendanaan dimana resiko yang timbul karena bank tidak mampu mencairkan assetnya atau memperoleh pendanaan dari sumber dana lain
Contoh Resiko Likuiditasi pasarBank Zulfikar Syariah memberikan bagi hasil yang tidak wajar misalkan 80% (eq.rate 12 %) agar nasabah dana mau menyimpan dananya padahal pada saat yang bersamaan pasar hanya eq. rate 8.5 %
Contoh Likuiditas PendanaanBank Zulfikar Syariah pada saat membutuhkan likuditas, Bank Zulfikar Syraiah tidak mampu menjual obligasi yang dimilikinya walaupun sudah diberikan discount cukup besarResiko Likuiditas adalah bank tidak mampu memenuhi kewajiban yang telah jatuh tempo karena kekurangan likuiditas (cash dan ekuivalen)Peristiwa resiko likuiditas antara lain :
Tingkat dimana dibutuhkan penambahan dana dengan biaya tinggi dan atau menjual aset dengan harga discount
Ketidaksesuaian jatuh tempo (maturing mismatch) anntara eraning assets dan pendanaan.
Pinjaman jangka pendek (borrow short) dan pembiayaan jangka panjang (lend long) dengan spread yang lebar.
Kontrak mudharabah mengijinkan nasabah untuk menarik dananya setiap saat tanpa pemberitahuan.
Faktor yang meningkatkan resiko likuiditas§ Penurunan kepercayaan terhadap sistem perbankan§ Penurunan kepercayaan terhadap suatu Bank§ Ketergantungan kepada deposan inti§ Berlebihnya dana jangka pendek atau long term asset§ Keterbatasan secara Syariah pada asset securization karena pembatasan untuk menjual utang (sale of debt)Mitigasi Resiko Likuidasi§ Diversifikasi terhadap sumber pendanaan§ Tersedianya hubungan dengan sumber/kelompok pendanaan§ Pemeliharaan terhadap tingkat/level likuiditas (cash,money at call, marketabe securities)§ Arranging standby facilities§ Skema Asuransi pendanaan kontrol atas kesesuaian maturity assets dan liabilitiesResiko LegalResiko yang disebabkan oleh adanya kelemahan aspek yuridis, yang anatara lain disebabkan :§ Adanya tuntutan hukum§ Ketiadaan peraturan perundang-undangan yang mendukung§ Kelemahan perikatan seperti :- Tidak dipenuhi syarat sah kontrak- Pengikatan agunan yang tidak sempurnaResiko ReputasiResiko reputasi disebabkan antara lain :§ Publikasi negativ yang terkait dengan kegiatan usaha bank terutama dengan pemberitaan media massa§ Persepsi negative terhadap bank§ Kehilangan kepercayaan dari costumer, counterpart atau regulatorAlasan kehilangan reputasi- Kesalahan manajemen- Tidak mematuhi hukum yang berlaku- Skandal keuangan- Ketiadaan kemampuan dalam mengelola, integritas kesehatan Bank- Resiko ini sulit diukur apalagi terkait dengan persepsi nasabahResiko StrategikResiko yang antara lain disebabkan :§ Adanya penetapan strategi dan/atau pelaksanaan strategi bank yang tidak tepat§ Pengambilan keputusan bisnis yang tidak tepat§ Kurangnya responsif bank terhadap perubahan eksternalResiko kepatuhanResiko yang disebabkan bank tidak memenuhi atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlakuPada prakteknya resiko yang terkait dengan pertauran seperti :-CAR-KAP-PPAP-BMPK-PDN-Pajak-dan sebagainyaResiko OperasionalResiko yang timbul akibat tidak berfungsinya :§ Proses Internal :pelanggaran prosedur dan ketentuan, pelanggran kontrol (proses review produk baru, berkaitan dengan desain dan implementasi produk baru, kontrol terhadap pelaksanaan produk jasa yang sudah ada§ Kesalahan manusia : Hubungan antar pegawai (Discriminasi, pelecehan seksual), kesalahan pegawai, penyimpangan pegawai, tidak terpenuhinya jumlah pegawai§ Kegagalan Sistem : kegagalan hardware, kegagalan software, konfigurasi lemah (tanpa perlindungan virus), komuniaski (saluran telpon tidak berfungsi, kapasitas jaringan tidak mendukung)§ Problem Eksternal : Kejahatan eksternal (pencurian, penipuan, pemalsuan), Bencana faktor alam (gempa Bumi, banjir, topan,sunami) Faktor manusia (perang, terorisme, perampokan), penerobasan sistem teknologi (hacker, penembusan user id)Yang dapat mempengaruhi operasional bank dan merugikan§ Melekat pada setiap aktivitas fungsional perbankan :- Pembiayaan- Operaional & jasa- Pendanaan & instrumen hutang- Teknologi & Sistem Informasi- Treasury & investasi- Pembiayaan perdagangan- Sumber Daya Insani- Aktivitas umum

Kamis, 16 April 2009

HASRAT HIDUP

By : Haris Fadly Syahri

Intro : Am, G, F, E
Am, G, E7


Gemuruh angin ombak lautan
Yang kian hari kian berubah
Cita-cita keinginan
Yang kian hari kian bertambah
Manusia dan keinginan
Itu hanya lah sebuah hiasan ...
**
Alam raya yang bernyanyi
Menyanyikan lagu impian
Kita semua tak berarti
Menghadapi semua takdir Tuhan
Tak ada jalan tuk berlindung
Hanya kepada-Nya lah memohon ...
*Bridge*
Hasrat hidup memanglah bermacam-macam
Hingga hayalan pun menjadi harapan
Manusia yang tak habisnya berangan-angan
Hingga harapan pun menjadi impian
*Chorus*
Berharaplah yang nyata tuk mewujudkan harapanmu
Dan janganlah berharap yang tak pasti
Singsingkanlah bajumu tuk menggapai harapanmu
Karna itulah yang mulia bagimu